Hello, MASA!!! How have you been? Wherever you are, we hope you have been doing great.
Tak terasa liburan semester genap sudah usai ya, teman-teman. Gimana nih liburannya?
Asik atau biasa saja? Atau sempet pusing mikirin TOEFL-IMKA? :D Soalnya denger kabar kalau kemarin teman-teman mahasiswa UIN Walisongo angkatan 2020 dan 2021 diberi kesempatan mengikuti pre-test TOEFL dan IMKA gratis tanpa biaya yang diselenggarakan oleh PPB.
Selamat!!! Itu artinya teman-teman sudah selangkah lebih maju untuk bisa lulus dan mendapatkan skor yang maksimal di tes TOEFL IMKA berikutnya misalkan nilai skor di pre-test yang kemarin belum maksimal.
Namun, teman-teman di sini tidak usah khawatir. It’s okay, misalkan kalian di kesempatan kemarin belum beruntung, tapi setidaknya kalian yang kemarin belum kenal dan tahu tipe soal TOEFL dan IMKA seperti apa, sekarang kalian jadi tahu deh dan punya gambaran apa saja yang perlu dipelajari dan dipersiapkan untuk mengikuti tes TOEFL dan IMKA berikutnya. Betul, tidak?
Nah, kalau di postingan sebelumnya kita sudah tahu sedikit terkait penjelasan mengenai
TOEFL dan IMKA. Sekarang kita bakal bahas tentang bagaimana tips persiapan menghadapi Tes TOEFL dan IMKA?
Seperti yang kita ketahui bersama sebagai sesama mahasiswa UIN Walisongo bahwasannya UIN Walisongo Semarang menerapkan tes bahasa bagi seluruh mahasiswanya sebagai salah satu syarat kelulusan dimana setiap mahasiswa harus memiliki sertifikat lulus tes TOEFL dan IMKA. For your information, skor minimal tes TOEFL dan IMKA yang harus dipenuhi mahasiswa supaya lulus yakni sebanyak 400 untuk tes TOEFL, sedangkan sebanyak 300 untuk tes IMKA. Jika teman-teman di sini memiliki target bisa lulus tepat waktu alias cukup 4 tahun saja kuliah S-1 kemudian lulus, maka penting banget buat teman-teman punya target nih kapan sebaiknya bisa lulus TOEFL dan IMKA biar pas skripsi nggak kebayang-bayang soal TOEFL dan IMKA.
Lulus TOEFL dan IMKA ada tipsnya lohhh..
TIPS AND TRICK LULUS TOEFL DAN IMKA
1. Kuasai Vocabulary dan Mufradat
Kunci pertama untuk bisa paham kalimat-kalimat bahasa Inggris dan Arab adalah dengan kita mengetahui dan mengerti arti dari kata tersebut. Dengan kita mengetahui artinya, maka kita tidak akan kebingungan saat kita mengerjakan soal-soal TOEFL dan IMKA.
2. Belajar jauh-jauh hari
Untuk menghadapi ujian sudah seharusnya kita mempersiapkan materi yang akan diujikan supaya kita tidak kaget dengan ujian yang diberikan. Misalnya dengan belajar dari yang paling dasar terlebih dahulu seperti apa itu fi'il, isim, dan huruf.
Tidak hanya berhenti sampai ketiga bentuk tersebut, tetapi kita juga harus mengetahui terkait macam-macam perubahan yang bisa terjadi dalam suatu kalimat.
Nah, dari situ kita harus mengetahui tanda-tanda apa saja sih yang bisa mempengaruhi perubahan tersebut
3. Perbanyak mendengar (Listening, Istima')
Tidak hanya melihat, mendengar juga merupakan kunci supaya kita paham bahasa Inggris dan Arab. Dengan kita mendengar, maka kita akan paham dengan accent/lahjah (dialek Arab), sehingga nanti akan mempermudah saat mengerjakan soal-soal Listening maupun Istima'.
4. Perbanyak Latihan Soal
Bentuk soal IMKA sama halnya dengan soal TOEFL, yang mana didalamnya terdapat Istima', Qiro'ah, Kitabah, dan Kalam. Jika TOEFL berisikan Listening, Writting, Structure, dan Reading. Dengan kita mengetahui bentuk soal-soal tersebut maka akan mempermudah kita dalam pengerjaannya.
5. Latihan Baca Cepat
Ketika kita ingin mengerjakan soal-soal TOEFL dan IMKA dengan benar dan tepat waktu, maka kita harus bisa membaca kalimat-kalimat bahasa Inggris dan Arab secara cepat. Selain itu, kita juga dituntut untuk mengetahui poin pokok dari kalimat-kalimat tersebut, sehingga nantinya bisa menyelesaikan lebih cepat dan tidak membuang-buang waktu.
6. Berdoa sebelum mengerjakan soal
Sebelum mengerjakan sesuatu sudah sepatutnya kita berdoa terlebih dahulu agar nantinya niat kita melakukan hal tersebut diperlancar. Tidak lupa juga untuk meminta doa kepada orang tua, guru dan orang-orang di sekitar kita.